LEBAK, BeritaSeputarBanten.com – Pemerintah Desa Leuwicoo, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten, menggerakkan warga untuk memperbaiki jalan poros desa menjelang pergantian Tahun Baru. Jalan tersebut menghubungkan Desa Leuwicoo dengan Desa Pasirnangka dan Desa Pasireurih, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Serta menjadi jalur vital aktivitas harian masyarakat. Jumat (26/12/2024).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas warga, terutama saat volume perjalanan meningkat pada akhir tahun.
Yang hadir dalam kesempatan kegiatan gotong royong tersebut yakni Kades Leuwicoo Rajudin beserta perangkat desa, Sertu Ujang Mulyadi dan masyarakata Desa Leuwicoo.
Setiap hari, warga memanfaatkan jalan poros antar desa itu untuk berbagai keperluan. Petani mengangkut hasil panen, pelajar menuju sekolah, dan warga menjalankan aktivitas ekonomi lainnya melalui jalur tersebut. Namun, sejumlah titik mengalami kerusakan akibat intensitas hujan dan beban kendaraan.
Kondisi itu kerap menimbulkan genangan, licin, dan rawan kecelakaan. Pemerintah desa menilai perbaikan tidak bisa ditunda, terlebih menjelang libur Tahun Baru.
Alih-alih menunggu program besar, Pemerintah Desa Leuwicoo memilih bertindak cepat. Perangkat desa bersama warga menggelar gotong royong dengan memanfaatkan material yang tersedia. Mereka menutup lubang, meratakan permukaan jalan, dan memperkuat bagian yang rawan rusak.
Kepala Desa Leuwicoo Rajudin turun langsung memimpin kegiatan tersebut. Kehadirannya memacu semangat warga untuk bekerja bersama sejak pagi hingga siang hari.
“Kami memilih bergerak sekarang karena keselamatan warga tidak bisa ditunda. Jalan ini dipakai setiap hari, jadi harus dalam kondisi layak,” ujar Rajudin Kepala Desa Leuwicoo di lokasi kegiatan.
Gotong Royong Jadi Solusi Nyata
Kepala desa menegaskan bahwa keterbatasan anggaran desa tidak menjadi alasan untuk membiarkan infrastruktur rusak. Menurutnya, gotong royong merupakan solusi paling realistis untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.
“Menjelang Tahun Baru, mobilitas meningkat. Kalau jalannya rusak, risikonya besar. Karena itu, kami ajak warga bergotong royong agar manfaatnya langsung dirasakan,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa budaya kebersamaan harus terus dijaga sebagai kekuatan utama desa.
“Kalau kita kompak, pekerjaan berat terasa ringan. Inilah nilai gotong royong yang ingin kami rawat,” tambahnya.
Setelah perbaikan selesai, Kepala Desa Leuwicoo mengajak masyarakat untuk ikut merawat jalan yang telah dibenahi. Ia berharap warga segera melaporkan dan memperbaiki kerusakan kecil sebelum menjadi lebih parah.
“Kalau kita jaga bersama, umur jalan akan lebih panjang dan manfaatnya lebih besar,” tegas Kades Rajudin.
Babinsa Dukung dan Dampingi Warga
Babinsa Koramil Muncang, Sertu Ujang Mulayadi, turut mendampingi kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum.
“Kegiatan seperti ini patut dicontoh. Selain memperbaiki jalan, gotong royong memperkuat rasa peduli dan kebersamaan warga,” ujarnya.
Warga menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap perbaikan jalan poros desa terus dilakukan secara bertahap. Akses jalan yang baik dinilai sangat menentukan kelancaran ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat.
Melalui semangat partisipasi, Pemerintah Desa Leuwicoo menegaskan komitmennya membangun desa secara bertahap, mandiri, dan berkelanjutan demi kenyamanan warga menyambut Tahun Baru.
(Red).

