JAKARTA, BeritaSeputarBanten.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan kesiapan mempercepat transformasi inovasi nasional melalui agenda riset strategis pada tahun 2025.
Penegasan itu disampaikan Kepala BRIN, Arif Satria, dalam video resmi yang dirilis Sekretariat Presiden melalui kanal YouTube. Video tersebut memuat pernyataan mengenai arah prioritas riset Indonesia ke depan.
Pada kesempatan itu, Arif menjelaskan bahwa BRIN fokus pada tiga agenda utama untuk memastikan hasil riset memberi manfaat nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan industri.
Pertama, BRIN memperkuat kapasitas penelitian nasional.
Kedua, lembaga ini mempercepat hilirisasi inovasi agar hasil riset lebih cepat diterapkan.
Ketiga, BRIN membangun ekosistem riset terpadu di berbagai daerah sebagai pusat percepatan inovasi nasional.
“BRIN harus menjadi motor penggerak untuk mewujudkan Indonesia maju melalui riset yang berdampak nyata. Inovasi harus hadir untuk meningkatkan daya saing bangsa,” tegas Arif dalam video tersebut.
Selain itu, Arif menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, percepatan pemanfaatan hasil riset hanya tercapai apabila terjalin kerja sama efektif antara pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat.
Lebih jauh, BRIN juga mempersiapkan sejumlah program strategis nasional untuk tahun 2025, antara lain:
Penguatan kapasitas peneliti berbasis teknologi masa depan
Pembentukan pusat kolaborasi riset di berbagai daerah
Akselerasi kerja sama global untuk mendukung transformasi teknologi
Seiring dengan itu, langkah tersebut mendapat sambutan positif dari kalangan peneliti dan pemerhati inovasi. Mereka menilai kebijakan ini menjadi dorongan signifikan bagi kemajuan riset nasional dan peningkatan daya saing global.
Informasi Tambahan
🛈 Sumber pernyataan berasal dari video resmi Sekretariat Presiden Republik Indonesia di kanal YouTube.


