TAPANULI TENGAH, BeritaSeputarBanten.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah memprioritaskan pengiriman bahan bakar minyak (BBM) dan pemulihan jaringan listrik bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Presiden meninjau langsung lokasi terdampak bencana dan memberikan keterangan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Senin, 1 Desember 2025.
Pemerintah Fokus Pulihkan Kebutuhan Dasar Warga
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah terus mempercepat penanganan kondisi darurat pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan dukungan cepat, terutama untuk memenuhi kebutuhan energi yang menunjang proses evakuasi, komunikasi, pelayanan kesehatan, serta aktivitas dapur umum.
Presiden menempatkan distribusi BBM sebagai salah satu langkah utama karena banyak wilayah terdampak membutuhkan pasokan energi untuk mendukung berbagai kegiatan penanganan bencana.
“Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera kirim bantuan yang diperlukan, terutama BBM dan Listrik sebentar lagi kita kira bisa dibuka semuanya,” ucapnya.
Selain BBM, pemerintah juga mempercepat pemulihan jaringan listrik agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan secara bertahap.
Presiden menjelaskan bahwa sejumlah daerah mulai mendapatkan pemulihan layanan listrik. Namun, beberapa wilayah masih menghadapi kendala akses karena kondisi geografis dan dampak bencana.
Bantuan Disalurkan ke Wilayah Terisolasi
Dalam proses penanganan bencana, pemerintah menggunakan berbagai jalur distribusi untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Presiden mengatakan pemerintah mengirim bantuan menggunakan helikopter, pesawat Hercules, dan sejumlah armada udara lainnya. Langkah tersebut dilakukan karena beberapa desa masih sulit dijangkau melalui jalur darat.
Dengan dukungan transportasi udara, pemerintah berupaya memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi meskipun akses menuju lokasi terdampak masih terbatas.
Presiden juga memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang bergerak dalam penanganan bencana, mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, hingga Polri.
“Dalam kesempatan ini, saya sangat apresiasi kepada semua jajaran yang bekerja cepat. BNPB reaksinya cepat. TNI sangat cepat, Polri juga cepat,” ujarnya.
Presiden Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Bencana
Selain membahas penanganan darurat, Presiden Prabowo juga mengingatkan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana yang berkaitan dengan perubahan iklim.
Ia menilai pemerintah perlu terus memperbaiki pengelolaan lingkungan serta memastikan sistem penanganan bencana berjalan secara optimal.
Menurut Presiden, setiap daerah harus memiliki kesiapan yang baik agar mampu mengurangi dampak ketika terjadi bencana.
“Perubahan iklim kita harus hadapi dengan baik. Pengelolaan lingkungan harus benar-benar berfungsi. Serta Pemerintah sudah berbuat yang terbaik. Mereka punya SOP dan protak. Kita monitor terus,” ujarnya.
Pemerintah, lanjut Presiden, terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lapangan agar langkah penanganan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Berupaya Pulihkan Kondisi Psikologis Warga
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyoroti kondisi masyarakat yang masih mengalami trauma akibat bencana.
Ia memahami bahwa warga membutuhkan waktu untuk kembali menjalani aktivitas normal setelah menghadapi situasi sulit. Karena itu, pemerintah terus bergerak memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberikan dukungan agar masyarakat dapat segera bangkit.
Presiden berharap koordinasi antarinstansi dapat mempercepat proses pemulihan di berbagai daerah terdampak.
“Dengan kerjasama yang baik, kita bisa segera memberi solusi dan meringankan kesulitan rakyat,” tutupnya.











