Posted in

Digitalisasi Pendidikan, Presiden Prabowo Perkuat 5 Langkah Strategis Pemerataan Akses Belajar

Redaksi, Berita Seputar Banten
Digitalisasi Pendidikan, Presiden Prabowo Perkuat 5 Langkah Strategis Pemerataan Akses Belajar
Digitalisasi Pendidikan, Presiden Prabowo Perkuat 5 Langkah Strategis Pemerataan Akses Belajar (Istimewa)

BEKASI, BeritaSeputarBanten.com

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMP Negeri 4 Kota Bekasi, Senin (17/11/2025). Program tersebut menjadi langkah pemerintah dalam memperluas pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai daerah.

Melalui program ini, pemerintah menghadirkan fasilitas pembelajaran digital guna membantu sekolah memperluas akses materi pendidikan modern.

Pemerintah Dorong Transformasi Pendidikan Melalui Teknologi

Pemerintah terus mendorong perubahan sistem pendidikan nasional melalui pemanfaatan teknologi digital.

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas bertujuan memperkuat proses belajar mengajar dengan dukungan perangkat digital.

Program tersebut menghadirkan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi bagi sekolah-sekolah di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah ini juga menjadi upaya pemerintah membantu sekolah yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas maupun sumber daya pendukung pembelajaran.

Dengan teknologi digital, pemerintah berharap siswa di berbagai daerah dapat memperoleh kesempatan belajar yang lebih merata.

Lebih dari 173 Ribu Panel Pembelajaran Digital Terpasang

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah telah memasang lebih dari 173 ribu panel pembelajaran digital.

Jumlah tersebut menjadi bagian awal dari target pengembangan fasilitas pendidikan berbasis teknologi secara lebih luas.

Presiden menargetkan pemerintah dapat meningkatkan jumlah panel pembelajaran digital hingga mencapai 1 juta unit pada tahap berikutnya.

Menurut Presiden, pemerataan akses teknologi pendidikan menjadi salah satu kunci untuk mengurangi kesenjangan kualitas pembelajaran antarwilayah.

“Digitalisasi pembelajaran menjadi kunci untuk memperkecil kesenjangan pendidikan. Dengan teknologi, anak-anak di seluruh daerah bisa menerima materi yang sama berkualitas,” ujar Presiden.

Guru dan Sekolah Perlu Siap Mengikuti Perkembangan Teknologi

Selain menyediakan perangkat digital, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya kesiapan tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi.

Guru memiliki peran penting agar fasilitas digital dapat digunakan secara efektif dalam kegiatan belajar mengajar.

Sekolah juga perlu menyesuaikan sistem pembelajaran dengan perkembangan teknologi agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih baik.

Menurut pemerintah, digitalisasi pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan perangkat, tetapi juga membutuhkan kemampuan sumber daya manusia dalam menggunakannya.

Dengan kesiapan guru dan sekolah, teknologi dapat menjadi pendukung dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Terbaru Lainnya

```

You cannot copy content of this page