JAKARTA, BeritaSeputarBanten.com – Liliek Prisbawono Adi menyampaikan rasa bangga sekaligus tanggung jawab besar setelah menjabat sebagai Hakim Konstitusi Republik Indonesia. Ia menyampaikan pernyataan tersebut dalam keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2006).
Ia menilai amanah ini sebagai bentuk penghargaan sekaligus kepercayaan yang harus ia jalankan dengan penuh integritas. Oleh karena itu, ia berkomitmen memberikan kinerja terbaik dalam menjalankan tugasnya.
“Saya sangat bangga sebagai hakim konstitusi, menggantikan Yang Mulia Profesor Doktor Anwar Usman. Ini adalah sebuah penghargaan dan kepercayaan. Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan hakim konstitusi yang telah memberikan saya kepercayaan untuk kedudukan ini,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para hakim konstitusi yang telah mendukung penunjukannya. Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas diri.
Komitmen Jaga Konstitusi dan Tingkatkan Kapasitas
Selanjutnya, Lili Yekris memohon doa dari masyarakat agar dapat menjalankan tugas dengan baik. Ia menegaskan bahwa jabatan ini bukan sekadar posisi formal, melainkan tanggung jawab besar yang membutuhkan kesiapan pribadi.
“Saya mohon doanya. Tentunya ini adalah perjuangan bagi saya untuk terus meningkatkan kredibilitas dan kapasitas saya sebagai hakim konstitusi,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya akan fokus mengawal konstitusi bersama hakim lainnya. Peran tersebut sangat penting untuk menjaga supremasi hukum di Indonesia.
“Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih. Mohon doanya untuk melaksanakan tugas dengan tanggung jawab dalam mengawal konstitusi Republik Indonesia,” tegasnya.
Dengan demikian, ia ingin memastikan setiap kebijakan tetap berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Di sisi lain, Lili Yekris menegaskan bahwa dirinya tidak menerima tugas khusus dalam jabatan barunya. Ia memilih melanjutkan peran yang sebelumnya dijalankan oleh Anwar Usman selama 15 tahun.
“Secara spesifik tidak ada tugas khusus yang disampaikan kepada saya. Saya hanya melanjutkan menggantikan Profesor Doktor Anwar Usman yang telah 15 tahun sebagai hakim konstitusi,” jelasnya.
Langkah ini menunjukkan komitmennya untuk menjaga kesinambungan kerja di Mahkamah Konstitusi. Selain itu, ia juga berupaya mempertahankan standar profesionalisme yang telah dibangun sebelumnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kerja sama antarhakim konstitusi. Ia menyebut seluruh hakim akan bekerja secara kolektif dalam menjalankan tugasnya.
“Sebagai hakim konstitusi, kami akan bersama-sama mengawal konstitusi Republik Indonesia,” tambahnya.
Kerja kolektif tersebut bertujuan memastikan proses hukum berjalan dengan baik dan responsif. Dengan cara ini, Mahkamah Konstitusi dapat menjawab berbagai tantangan hukum yang terus berkembang.
Perkuat Kepercayaan Publik
Melalui pernyataan tersebut, Lili Yekris Babwono Adi menunjukkan kesiapan penuh dalam mengemban amanah sebagai penjaga konstitusi. Ia juga ingin memperkuat kepercayaan publik terhadap peran strategis Mahkamah Konstitusi.
Ke depan, ia berharap masyarakat terus memberikan dukungan agar lembaga ini tetap konsisten menjaga demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.

