Ribuan Warga Masih Bertahan di Pengungsian
Dampak bencana membuat ribuan keluarga harus meninggalkan rumah mereka dan mencari tempat aman di sejumlah titik pengungsian.
Beberapa lokasi pengungsian mencatat jumlah warga yang cukup besar. GOR Taput Teng menjadi salah satu lokasi dengan jumlah pengungsi mencapai sekitar 1.100 kepala keluarga (KK).
Selain itu, sebuah gereja yang berada di jalur Tarutung-Sibolga menampung sekitar 600 KK. Sementara itu, Tapanuli Selatan mencatat sekitar 250 KK, Kota Sibolga 200 KK, Humbang Hasundutan 150 KK, dan Mandailing Natal sekitar 1.500 KK yang tersebar di lima lokasi pengungsian.
Kepala BNPB menjelaskan bahwa aktivitas warga pengungsi mulai berubah seiring membaiknya cuaca.
“Kalau malam penuh sekali, tapi siang hari sebagian warga keluar membantu pembersihan jalur dan mencari keluarga,” kata Kepala BNPB.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat mulai berusaha kembali membantu proses pemulihan meskipun masih berada dalam situasi darurat.
BNPB Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca Cegah Hujan Susulan
Untuk mendukung proses evakuasi dan pencarian korban, BNPB juga menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di tiga provinsi terdampak.
Operasi tersebut melibatkan empat pesawat yang digunakan untuk mengendalikan potensi hujan selama proses penanganan berlangsung.
BNPB berharap kondisi cuaca yang lebih stabil dapat memberikan ruang bagi tim gabungan untuk mempercepat pencarian warga yang masih hilang.
Selain operasi cuaca, BNPB terus memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah, TNI–Polri, serta relawan yang berada di lokasi bencana.
Koordinasi tersebut mencakup pencarian korban, pemenuhan kebutuhan pengungsi, pembukaan akses jalan, hingga distribusi bantuan ke wilayah yang masih sulit dijangkau.
Pemerintah Perkuat Sinergi untuk Percepat Pemulihan
Penanganan bencana di Sumatera membutuhkan kerja sama berbagai pihak karena dampaknya meluas di beberapa wilayah. BNPB menilai keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan.
Selain menangani kondisi darurat, pemerintah juga mulai mempersiapkan langkah lanjutan agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas secara bertahap.
“Kami berharap kondisi cuaca yang membaik ini berlanjut agar proses pencarian korban bisa dipercepat,” tegasnya.
Dengan dukungan seluruh unsur, pemerintah berharap proses evakuasi, pencarian korban, dan pemulihan wilayah terdampak dapat berjalan lebih optimal.











