Posted in

Mentan Amran, Rp75 Miliar Bantuan Terkumpul untuk Korban Banjir, Distribusi Logistik Dimulai

Redaksi, Berita Seputar Banten
Mentan Amran, Rp75 Miliar Bantuan Terkumpul untuk Korban Banjir, Distribusi Logistik Dimulai
Mentan Amran, Rp75 Miliar Bantuan Terkumpul untuk Korban Banjir, Distribusi Logistik Dimulai (Istimewa)

Bantuan Awal Rp10 Miliar Sudah Dialokasikan

Amran juga menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian telah menyalurkan bantuan awal sebesar Rp1 miliar sebagai respons cepat terhadap kondisi darurat.

Dengan tambahan dukungan tersebut, total bantuan awal yang dialokasikan untuk tiga daerah terdampak mencapai Rp10 miliar.

Pemerintah terus melakukan koordinasi agar bantuan dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Amran menegaskan bahwa Kementan tetap menjaga ketersediaan pangan nasional meskipun sejumlah lahan pertanian mengalami dampak akibat banjir.

“Lahan terdampak 30 ribu hektare tidak mengganggu produksi nasional. Dari total 11 juta hektare, porsinya sangat kecil. Produksi aman,” tegasnya.

Kementan Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Menurut Amran, kondisi lahan pertanian yang terdampak banjir tidak memberikan pengaruh besar terhadap produksi pangan nasional.

Kementan tetap memantau kondisi pertanian di berbagai daerah untuk memastikan ketersediaan pangan berjalan stabil.

Pemerintah juga terus membuka koordinasi dengan berbagai pihak agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, terutama di wilayah yang mengalami kesulitan akses akibat bencana.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga distribusi pangan sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak banjir.

Layanan Kementan Dibuka 24 Jam untuk Respons Cepat

Selain menyalurkan bantuan yang sudah tersedia, Kementerian Pertanian juga merespons permintaan kebutuhan pangan dari daerah terdampak.

Amran menyebut pihaknya telah menerima permintaan distribusi 50 ton beras dan langsung menginstruksikan jajaran Kementan untuk melakukan pengiriman.

Dalam proses tersebut, Kementan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Dalam Negeri, serta pemerintah daerah.

“Kami buka layanan 24 jam. Begitu ada permintaan dari daerah, kami langsung merespons,” kata Amran.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap kebutuhan pangan masyarakat terdampak banjir dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat sasaran.

Terbaru Lainnya

```

You cannot copy content of this page