Posted in

SDN 1 Cisimeut Leuwidamar Dibobol Maling, Sejumlah Barang Sekolah Hilang

SDN 1 Cisimeut Leuwidamar Dibobol Maling, Sejumlah Barang Sekolah Hilang
Kondisi ruangan SDN 1 Cisimeut di Kecamatan Leuwidamar setelah dugaan pembobolan yang menyebabkan sejumlah inventaris sekolah hilang. (Istimewa).

LEBAK, BERITASEPUTARBANTEN.COM – Dugaan aksi pencurian kembali menyasar fasilitas pendidikan di Kabupaten Lebak. Kali ini pelaku diduga membobol SDN 1 Cisimeut yang berlokasi di Desa Cisimeut Induk, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, pada Kamis malam menuju Jumat.  (3/7/2026).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Kejadian itu menyebabkan sejumlah inventaris sekolah hilang dan menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp15 juta.

Pihak sekolah langsung melakukan pengecekan setelah menemukan kondisi ruangan yang terlihat tidak seperti biasanya. Pemeriksaan awal kemudian mengarah pada dugaan pencurian yang menyasar fasilitas penunjang kegiatan pendidikan.

Pihak Sekolah Temukan Kondisi Ruangan Tidak Wajar

Dugaan pencurian tersebut pertama kali terungkap saat salah satu penjaga sekolah memeriksa lingkungan sekolah. Saat melakukan pengecekan, pihak sekolah melihat beberapa bagian ruangan berada dalam kondisi yang berbeda dari biasanya.

Situasi tersebut membuat pihak sekolah melanjutkan pemeriksaan ke sejumlah ruangan serta fasilitas pendidikan yang berada di area sekolah.

Operator SDN 1 Cisimeut, Herman, mengatakan dirinya masih berada di sekolah pada malam sebelum kejadian berlangsung karena memiliki aktivitas di lingkungan sekolah.

“Saya semalam memang ada kegiatan di sekolah dan pulang sekitar pukul 23.00 WIB,” ujar Herman.

Dari informasi yang dihimpun, dugaan aksi pencurian terjadi beberapa jam setelah dirinya meninggalkan area sekolah.

Pelaku Diduga Periksa Sejumlah Ruangan Sekolah

Pengecekan lanjutan menunjukkan kondisi beberapa fasilitas sekolah mengalami perubahan. Pihak sekolah melihat lemari dan meja guru dalam keadaan terbuka.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa pelaku sempat memeriksa beberapa ruangan untuk mencari barang yang memiliki nilai ekonomi.

Herman kemudian menjelaskan hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan pihak sekolah terkait inventaris yang hilang.

“Setelah kami melakukan pengecekan, ada beberapa barang yang hilang, yaitu satu unit printer Epson, satu unit proyektor scanner Epson, dan satu unit salon aktif bluetooth. Saat kami lihat juga lemari dan meja guru sudah dalam keadaan terbuka,” kata Herman.

Saat ini pihak sekolah masih melanjutkan pendataan untuk memastikan tidak ada inventaris lainnya yang ikut hilang.

Terbaru Lainnya

Artikel Pilihan

```

You cannot copy content of this page