Posted in

SDN 1 Cisimeut Leuwidamar Dibobol Maling, Sejumlah Barang Sekolah Hilang

SDN 1 Cisimeut Leuwidamar Dibobol Maling, Sejumlah Barang Sekolah Hilang
Kondisi ruangan SDN 1 Cisimeut di Kecamatan Leuwidamar setelah dugaan pembobolan yang menyebabkan sejumlah inventaris sekolah hilang. (Istimewa).

Kerugian Ditaksir Mencapai Rp15 Juta

Hilangnya sejumlah peralatan sekolah menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi pihak sekolah.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Berdasarkan hasil pendataan sementara, pihak sekolah memperkirakan total kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp15 juta.

Selama ini, peralatan yang hilang membantu berbagai kebutuhan sekolah, mulai dari kegiatan belajar mengajar hingga kebutuhan administrasi dan operasional lainnya.

Karena itu, kehilangan sejumlah fasilitas tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas sekolah apabila belum tersedia penggantinya.

Pihak Sekolah Langsung Lapor Polisi

Setelah memastikan adanya dugaan pencurian, pihak sekolah segera mengambil langkah dengan menyampaikan laporan kepada aparat kepolisianSekolah mengambil langkah tersebut agar petugas segera menindaklanjuti kasus yang terjadi di lingkungan pendidikan tersebut.

Herman mengatakan pihak sekolah tidak menunggu lama untuk melaporkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Kami langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian agar segera ditindaklanjuti dan pelaku bisa cepat ditemukan,” ujar Herman.

Saat ini pihak sekolah juga terus berkoordinasi sambil menunggu perkembangan penanganan dari aparat kepolisian.

Sekolah Berharap Polisi Segera Tangkap Pelaku

Di tengah proses penanganan yang masih berjalan, pihak sekolah berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku pencurian tersebut.

Menurut Herman, pencurian yang menyasar lingkungan pendidikan tidak hanya menimbulkan kerugian secara materi, tetapi juga berdampak terhadap sarana yang digunakan untuk mendukung kegiatan belajar siswa.

“Kami berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap pelakunya agar kejadian seperti ini tidak kembali terulang di lingkungan sekolah,” ujar Herman.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penanganan dan pendalaman terkait dugaan pembobolan tersebut masih berlangsun (Red-BSB).

Terbaru Lainnya

Artikel Pilihan

```

You cannot copy content of this page