Berita Seputar Banten

Memuat berita

Posted in

Forkopimcam Leuwidamar Tinjau Jembatan Gantung Ambruk di Lebak, Akses Warga Terputus

Forkopimcam Leuwidamar meninjau lokasi jembatan gantung ambruk di Sangkanwangi, Lebak, yang menyebabkan akses empat kampung terputus. (Istimewa).
Forkopimcam Leuwidamar meninjau lokasi jembatan gantung ambruk di Sangkanwangi, Lebak, yang menyebabkan akses empat kampung terputus. (Istimewa).

Sementara itu, aparat gabungan terus bersiaga di lokasi kejadian. Mereka memastikan tidak ada warga yang memaksakan diri melewati jembatan yang rusak.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Selain itu, langkah ini diambil untuk mencegah potensi kecelakaan. Oleh karena itu, area sekitar jembatan kini dibatasi secara ketat.

Di sisi lain, pemerintah desa menyampaikan bahwa laporan telah diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Lebak. Namun hingga saat ini, kepastian waktu perbaikan masih belum diumumkan.

Warga Soroti Kondisi Infrastruktur yang Lama Rusak

Keruntuhan jembatan ini kembali memunculkan sorotan warga terkait kondisi infrastruktur desa. Warga menyebut jembatan sudah lama dalam kondisi rapuh dan berkarat.

Namun demikian, perbaikan besar belum juga dilakukan secara menyeluruh. Oleh karena itu, warga menilai penanganan infrastruktur perlu lebih serius.

Selain itu, masyarakat mempertanyakan kecepatan respons terhadap fasilitas vital di wilayah pedesaan. Mereka berharap tidak menunggu jatuhnya korban jiwa terlebih dahulu.

Lebih lanjut, warga mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata. Mereka meminta penanganan tidak berhenti pada kunjungan lapangan.

Harapan Warga: Akses Segera Dipulihkan

Dengan demikian, warga berharap akses penghubung empat kampung ini segera kembali normal. Selain itu, mereka ingin aktivitas pendidikan, ekonomi, dan kesehatan segera pulih.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, jembatan gantung masih dalam kondisi ambruk dan tidak dapat digunakan.

Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi keberlanjutan infrastruktur pedesaan di Lebak. Oleh karena itu, percepatan perbaikan menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak.

Pada akhirnya, warga berharap pemerintah tidak hanya hadir sebagai peninjau, tetapi juga sebagai penyelesai masalah. Dengan demikian, akses vital masyarakat dapat kembali pulih secara permanen.

(Red-BSB).

Terbaru Lainnya

Artikel Pilihan

```

You cannot copy content of this page