LEBAK, BeritaSeputarBanten.com – Semangat melestarikan seni budaya Islam terus tumbuh di Kecamatan Muncang. Hal itu terlihat dari partisipasi Tim Qasidah Al Hasanah asal Kampung Palendeng, Desa Sindangwangi, dalam Festival Qasidah Tingkat Kabupaten Lebak yang berlangsung di Alun-alun Rangkasbitung, Rabu (17/6/2026).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Tim tersebut hadir sebagai wakil resmi Kecamatan Muncang dalam ajang yang digelar Baznas Kabupaten Lebak menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Festival Qasidah menjadi salah satu kegiatan yang tidak hanya menampilkan kemampuan seni para peserta. Kegiatan tersebut juga memperkuat syiar Islam melalui seni religi yang telah mengakar di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Lebak.
Tim Al Hasanah Jalani Persiapan Intensif
Sebelum tampil di hadapan dewan juri, Tim Qasidah Al Hasanah menjalani latihan secara rutin selama beberapa pekan. Para anggota memanfaatkan waktu tersebut untuk meningkatkan kekompakan, kualitas vokal, serta penguasaan materi yang akan dibawakan saat perlombaan.
Ustaz Asep memimpin tim sebagai ketua. Sementara itu, Agus Kusni mengatur berbagai kebutuhan peserta sekaligus mengoordinasikan persiapan tim selama mengikuti festival.
Menurut Agus Kusni, seluruh anggota menunjukkan keseriusan dan semangat tinggi sejak awal persiapan. Ia menilai kerja keras para anggota menjadi modal penting saat tampil di tingkat kabupaten.
“Kami telah melakukan berbagai persiapan dan latihan secara rutin. Hari ini kami datang dengan semangat untuk memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik Kecamatan Muncang. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar Tim Qasidah Al Hasanah dapat tampil maksimal,” ujar Agus Kusni.
Agus menambahkan, tim tidak hanya berfokus pada hasil perlombaan. Di sisi lain, seluruh anggota juga ingin menjaga keberlangsungan seni qasidah sebagai media dakwah yang dekat dengan masyarakat.
Dapat Nomor Urut 11
Panitia festival menetapkan Tim Qasidah Al Hasanah pada nomor urut 11 melalui mekanisme pengundian sebelum perlombaan dimulai.
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, tim dari Kecamatan Muncang tampil pada pukul 19.48 WIB hingga 20.01 WIB. Pada kesempatan tersebut, para anggota menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri dan masyarakat yang hadir di Alun-alun Rangkasbitung.
Festival Qasidah Tingkat Kabupaten Lebak tahun ini menghadirkan 15 grup qasidah dari berbagai kecamatan. Setiap peserta membawakan lagu-lagu bernuansa Islami dengan karakter dan ciri khas masing-masing.
Selain menjadi ajang kompetisi, festival tersebut juga membuka ruang silaturahmi bagi para pelaku seni religi dari berbagai daerah. Karena itu, kegiatan tersebut memiliki nilai sosial dan keagamaan yang kuat.
Perkuat Syiar Islam dan Ukhuwah Islamiyah
Ketua Tim Qasidah Al Hasanah, Ustaz Asep, menilai Festival Qasidah memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada sekadar perlombaan.
“Alhamdulillah, para anggota menunjukkan semangat dan kekompakan yang luar biasa. Kami berharap penampilan hari ini dapat memberikan hasil terbaik. Namun yang lebih penting, kegiatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan melestarikan seni qasidah sebagai bagian dari budaya religi masyarakat,” kata Ustaz Asep.
Menurutnya, seni qasidah mampu menyampaikan pesan-pesan keislaman dengan pendekatan yang sederhana dan mudah diterima masyarakat.
Oleh sebab itu, berbagai pihak perlu terus menjaga dan mengembangkan seni qasidah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Selain itu, festival semacam ini juga dapat memperkenalkan seni budaya Islam kepada generasi muda.
Melalui kegiatan tersebut, generasi muda memiliki kesempatan untuk mengenal sekaligus mencintai warisan budaya Islam yang selama ini berkembang di lingkungan masyarakat.
Bawa Semangat Muncang ke Tingkat Kabupaten
Keikutsertaan Tim Qasidah Al Hasanah menunjukkan kepedulian masyarakat Kecamatan Muncang terhadap pelestarian seni religi. Tim tersebut tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga membawa semangat kebersamaan, kekompakan, dan nilai-nilai keislaman.
Dukungan masyarakat menjadi energi tambahan bagi seluruh anggota tim. Karena itu, mereka berupaya memberikan penampilan terbaik selama festival berlangsung.
Panitia sendiri menjadwalkan pengumuman pemenang setelah seluruh peserta menyelesaikan penampilannya. Namun demikian, Tim Qasidah Al Hasanah menegaskan bahwa pelestarian seni qasidah tetap menjadi tujuan utama mereka.
Melalui partisipasi dalam Festival Qasidah Kabupaten Lebak 2026, Tim Al Hasanah berharap dapat terus menjaga eksistensi seni religi sekaligus memperkuat syiar Islam di Kabupaten Lebak.
(Red-BSB).
























