Posted in

Evaluasi LPPDes 2025 di Sobang Perkuat Transparansi Pemerintahan Desa

Plt Camat Sobang, Endih Sunardi, bersama kepala desa se-Kecamatan Sobang dan Forkopimcam usai kegiatan LPPDes 2025 di Aula Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Selasa (14/4/2026).

LEBAK, BeritaSeputarBanten  Para kepala desa se-Kecamatan Sobang mengikuti kegiatan presentasi Penyampaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPDes) Tahun Anggaran 2025 sebagai agenda rutin. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen pemerintah desa dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas di wilayah Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak-Banten. Selasa (14/4/2026).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Plt Camat Sobang, Endih Sunardi, S.Sos., memimpin langsung jalannya kegiatan tersebut. Selain itu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) juga hadir dan berpartisipasi aktif bersama aparat kepolisian, TNI, serta perangkat desa, Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Pendamping Desa (PD) Aliyudin.

Evaluasi Kinerja Desa Jadi Agenda Rutin

Kegiatan LPPDes ini berjalan sebagai forum evaluasi tahunan yang melibatkan seluruh desa di Kecamatan Sobang. Setiap desa memaparkan capaian program, penggunaan anggaran, serta perkembangan pembangunan yang telah dilaksanakan selama Tahun Anggaran 2025.

Melalui forum ini, pemerintah kecamatan mendorong setiap desa untuk terbuka terhadap hasil kerja dan tantangan yang dihadapi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan di tingkat kecamatan.

Dalam arahannya, Endih Sunardi menegaskan bahwa LPPDes harus menjadi instrumen pertanggungjawaban yang nyata kepada masyarakat, bukan hanya laporan administratif. Ia meminta seluruh kepala desa menyusun laporan berdasarkan data lapangan yang akurat.

“LPPDes ini menjadi cermin kinerja pemerintah desa. Dari sini kita bisa mengukur keberhasilan program pembangunan serta memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Endih Sunardi.

Ia juga menekankan bahwa keterbukaan informasi menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik. Karena itu, pemerintah desa perlu menyampaikan laporan secara jujur, transparan, dan mudah dipahami masyarakat.

Dalam sesi presentasi, para kepala desa memaparkan berbagai program pembangunan yang telah mereka jalankan selama tahun anggaran 2025. Program tersebut meliputi pembangunan infrastruktur desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sejumlah desa melaporkan keberhasilan pembangunan jalan lingkungan, perbaikan fasilitas umum, hingga pengembangan usaha mikro masyarakat. Program tersebut memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Namun demikian, para kepala desa juga menyampaikan sejumlah tantangan di lapangan. Keterbatasan anggaran, kondisi geografis, serta partisipasi masyarakat yang belum optimal menjadi hambatan yang masih mereka hadapi dalam pelaksanaan program.

Unsur Forkopimcam memberikan sejumlah masukan terkait pelaksanaan program desa. Mereka menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar pembangunan desa berjalan lebih terarah dan tepat sasaran.

Aparat kepolisian dan TNI juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan lingkungan desa sebagai bagian dari keberhasilan pembangunan. Sementara itu, perangkat kecamatan mendorong desa agar lebih disiplin dalam perencanaan dan pelaporan anggaran.

Pendamping Desa Soroti Perbaikan Tata Kelola

Pendamping Desa Sobang, Aliudin, menilai kegiatan LPPDes menjadi ruang penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan.

“LPPDes ini bukan sekadar laporan rutin, tetapi menjadi alat evaluasi bersama antara pemerintah desa, kecamatan, dan pendamping desa. Dari sini kita bisa melihat sejauh mana program berjalan sesuai perencanaan,” ujar Aliudin.

Ia menambahkan bahwa pendamping desa menemukan masih adanya desa yang perlu memperkuat sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan program. Menurutnya, hal ini penting agar penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran.

“Masih ada desa yang perlu memperkuat sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan. Ke depan, kami akan terus mendampingi agar tata kelola semakin baik dan akuntabel,” tambahnya

Plt Sekretaris Kecamatan Sobang, Yadi, menyoroti pentingnya ketertiban administrasi dalam pelaksanaan LPPDes. Ia menilai laporan desa harus disusun secara sistematis agar memudahkan proses evaluasi di tingkat kecamatan.

“Administrasi yang tertib akan sangat membantu dalam proses evaluasi dan pembinaan. Kami berharap seluruh desa dapat lebih disiplin dalam penyusunan laporan agar data yang disajikan benar-benar valid dan mudah dipertanggungjawabkan,” ujar Plt Sekmat Yadi.

Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Forum LPPDes ini menghasilkan berbagai masukan strategis untuk perbaikan program desa ke depan. Pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa sepakat memperkuat koordinasi lintas sektor dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Dengan adanya sinergi tersebut, setiap desa diharapkan mampu meningkatkan kualitas program agar lebih tepat sasaran. Pada akhirnya, pembangunan di Kecamatan Sobang diharapkan berjalan lebih transparan, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(Red).

You cannot copy content of this page